get app
inews
Aa Text
Read Next : Kisah Perjuangan Mia, Ibu Hamil yang Rela Motoran 13 Jam Demi Mudik dari Tangerang ke Cilacap

Hiu Tutul Sepanjang 6 Meter Mati Terdampar di Pantai Cemara Sewu Cilacap

Senin, 22 Juni 2026 | 15:54 WIB
header img
Seekor hiu tutul berukuran besar ditemukan terdampar di Pantai Cemara Sewu, Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Senin (22/6/2026) pagi. (Foto: Istimewa)

CILACAP, iNewsPurwokerto.id – Seekor hiu tutul berukuran besar ditemukan terdampar di Pantai Cemara Sewu, Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Senin (22/6/2026) pagi. Satwa laut yang diperkirakan berbobot sekitar 1,2 ton itu sempat ditemukan dalam kondisi hidup sebelum akhirnya mati tidak lama kemudian.

Pegiat Konservasi Laut Kabupaten Cilacap, Jumawan, mengatakan informasi mengenai hiu yang terdampar diterimanya dari warga sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, ia baru menyelesaikan patroli rutin di kawasan pesisir selatan Cilacap.

"Saya mendapat laporan dari warga Desa Bunton mengenai adanya hiu tutul yang terdampar di Pantai Cemara Sewu, kemudian langsung menuju lokasi," katanya.

Setibanya di lokasi, hiu tutul tersebut masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

"Saat saya tiba, mulutnya masih terbuka dan insangnya masih bergerak. Namun, sekitar satu jam kemudian hiu itu mati," ujarnya.

Berdasarkan hasil pengamatan awal, hiu tutul tersebut memiliki panjang sekitar lima hingga enam meter dengan berat diperkirakan mencapai 1,2 ton. Pada bagian kepala satwa itu juga ditemukan bekas luka lama atau jejak parasit.

Saat ini, bangkai hiu tutul telah ditangani oleh instansi terkait. Tim yang terdiri atas petugas berwenang dan tenaga kedokteran hewan masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti kematian satwa dilindungi tersebut.

Terkait penyebab hiu itu bisa terdampar di pesisir, Jumawan menduga satwa tersebut terlalu mendekati bibir pantai ketika mencari makan sehingga kesulitan kembali ke laut dalam.

Selain faktor alami, ia juga menyoroti kemungkinan pengaruh aktivitas manusia di laut. Menurutnya, penggunaan lampu berintensitas tinggi oleh nelayan pencari benur pada malam hari diduga dapat mengganggu orientasi dan jalur navigasi hiu.

"Ada kemungkinan hiu kehilangan arah akibat cahaya terang di laut, tetapi untuk penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Peristiwa terdamparnya hiu tutul raksasa itu menarik perhatian warga sekitar. Sejak pagi, sejumlah masyarakat mendatangi Pantai Cemara Sewu untuk melihat langsung satwa berukuran besar yang terdampar di pesisir selatan Kabupaten Cilacap tersebut.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut