Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : KAI Daop 5 Purwokerto Layani 7,23 Juta Penumpang, Naik 11 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Investasi Bodong di Purwokerto Bukan Kredit Fiktif 

Senin, 29 Juni 2026 | 09:12 WIB
  • author Elde Joyosemito
Kasus Investasi Bodong di Purwokerto Bukan Kredit Fiktif 
Bank Mandiri Taspen terus melakukan komunikasi secara aktif dengan nasabah yang terindikasi menjadi korban. (Foto: Istimewa)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Taspen Tulus P Hutabarat menjelaskan bahwa masalah yang sedang terjadi di kantor cabang Purwokerto, bukanlah kredit fiktif maupun bukan merupakan kredit bermasalah. 

Seluruh proses penyaluran kredit yang dilakukan Bank Mandiri Taspen telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku serta melalui mekanisme baku di perusahaan.

Tulus menegaskan, merujuk pada proses hukum yang sedang berlangsung di Polresta Banyumas, masalah yang terjadi adalah tindak pidana penipuan dan pemalsuan yang dilakukan oleh perorangan. Selain itu, berdasarkan penelusuran internal, tindakan yang dilakukan oknum tersebut merupakan inisiatif pribadi dan berada di luar kegiatan operasional dan bukan produk resmi Bank. 

"Kami perlu menegaskan bahwa kasus ini bukan merupakan kasus kredit fiktif maupun kredit bermasalah. Seluruh proses pemberian kredit di Bank Mandiri Taspen telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Terlebih dari kepolisian sedang mengusut kasus ini dengan dugaan tindak pidana penipuan dan pemalsuan terhadap pelaku yang telah berstatus tersangka," ujar Tulus dalam keterangannya pada Senin (19/6/2026).

Bank Mandiri Taspen menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan dan akan terus bersikap kooperatif dengan aparat penegak hukum pada setiap tahapan penyidikan. Sebagai pihak yang turut dirugikan, Bank berkomitmen mendukung pengungkapan perkara secara tuntas sesuai koridor hukum yang berlaku.

Di saat yang sama, Bank Mandiri Taspen terus melakukan komunikasi secara aktif dengan nasabah yang terindikasi menjadi korban. 

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut