Salah Satu SD Negeri di Banyumas Hanya Dapat Tiga Siswa Baru
Padahal pada tahun ajaran sebelumnya, ketika proses penerimaan masih dilakukan secara offline, SDN 8 Kranji mampu menerima 22 siswa baru. Saat ini jumlah seluruh peserta didik di sekolah tersebut mencapai 75 orang.
"Untuk sekolah kecil seperti kami, sistem offline sebenarnya lebih sesuai. Ke depan kami akan meningkatkan sosialisasi melalui media sosial maupun ke lingkungan RT dan RW agar masyarakat lebih mengenal sekolah kami," ujarnya.
Meski jumlah murid baru sangat sedikit, Nur Laila memastikan proses pembelajaran tetap berjalan normal.
"Berapa pun jumlah siswanya, kami tetap memberikan pelayanan dan pembelajaran yang sama," tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Wahyu Adhi Fibrianto, mengatakan sekolah yang belum memenuhi kuota diperbolehkan membuka pendaftaran secara offline setelah memperoleh izin dari Bupati Banyumas sesuai ketentuan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan agar siswa yang mendaftar melalui jalur offline tetap dapat mengikuti hari pertama masuk sekolah bersama peserta didik lainnya.
Editor : EldeJoyosemito