Sekolah Rakyat Banyumas Hadir, Buka Akses Pendidikan bagi Anak Kurang Mampu
"Aku tidak deg-degan, tapi takut dibully di asrama. Dulu waktu kelas lima pernah dibully, jadi takut kalau di sini mengalami hal yang sama," ungkapnya.
Harapan serupa disampaikan Wartiah, wali siswa yang mengantar cucunya mengikuti MPLS. Baginya, Sekolah Rakyat menjadi kesempatan kedua bagi sang cucu yang telah putus sekolah selama lebih dari tiga tahun sejak duduk di kelas III SD.
Menurut Wartiah, cucunya selama ini dikenal pendiam dan kurang percaya diri. Setelah mendapat pendampingan dan motivasi, akhirnya sang cucu bersedia kembali melanjutkan pendidikan melalui Sekolah Rakyat.
"Alhamdulillah sekarang mau sekolah lagi. Dia bilang ingin berubah dan menjadi anak yang lebih baik," tutur Wartiah.
Kehadiran Sekolah Rakyat di Banyumas diharapkan mampu menjadi solusi bagi anak-anak yang sempat putus sekolah maupun berasal dari keluarga kurang mampu, sehingga mereka tetap memperoleh hak yang sama untuk mengenyam pendidikan dan membangun masa depan yang lebih baik.
Editor : EldeJoyosemito