get app
inews
Aa Text
Read Next : Miris! Suami Aniaya Istri Hamil 8 Bulan di Banyumas, Polisi Ungkap Kronologi

Pemkab Banyumas Gelar Pasar Murah, 100 Paket Sembako Dibagikan Gratis

Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:06 WIB
header img
Pemkab Banyumas terus memperkuat upaya pengendalian inflasi melalui berbagai program stabilisasi harga pangan. (Foto: Istimewa)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Pemkab Banyumas terus memperkuat upaya pengendalian inflasi melalui berbagai program stabilisasi harga pangan. 

Salah satunya dengan menggelar Pasar Murah Inflasi Banyumas (SARAHSIMAS) yang dibuka langsung oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono di halaman Kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) Banyumas, Jumat (31/7/2026).

Kepala DKUKMP Banyumas, Gatot Eko Purwadi, mengatakan kegiatan tersebut menyediakan program sembako tebus murah serta pembagian bantuan sembako gratis bagi warga Kelurahan Kranji dan Kelurahan Sokanegara.

Sebanyak 100 paket sembako disiapkan untuk ditebus masyarakat dengan harga Rp10.000 dari harga normal Rp84.000. Selain itu, Unit Pengelola Zakat (UPZ) DKUKMP juga menyalurkan 60 paket sembako gratis kepada warga.

"Kami menyediakan 100 paket sembako tebus murah. Dari harga normal Rp84.000, warga cukup membayar Rp10.000. UPZ DKUKMP juga membagikan 60 paket sembako gratis," ujar Gatot.

Dalam sambutannya, Bupati Sadewo mengatakan kondisi inflasi di Banyumas masih relatif terkendali. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok agar tetap terjangkau dan pasokannya tersedia bagi masyarakat.

Menurutnya, pengendalian inflasi memerlukan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Bank Indonesia, Perum Bulog, pelaku usaha, distributor hingga masyarakat agar distribusi barang tetap lancar dan harga tetap stabil.

"Pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Diperlukan sinergi semua pihak agar ketersediaan barang terjaga dan harga tetap terkendali," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Sadewo memberikan kejutan kepada warga. Paket sembako yang semula dijual dengan sistem tebus murah seharga Rp10.000 diputuskan dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang telah memegang kupon.

"Alhamdulillah, hari ini sudah disiapkan 100 paket sembako. Sebenarnya ditebus Rp10.000, tetapi untuk ibu-ibu semuanya saya gratiskan," ujarnya disambut antusias warga.

Bupati juga mengimbau warga Kelurahan Kranji dan Sokanegara yang telah memperoleh kupon agar memanfaatkan program tersebut sebaik-baiknya.

Sementara Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas memastikan stok pangan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk mendukung berbagai program pengendalian inflasi yang dijalankan pemerintah daerah. Salah satu upaya yang terus dilakukan adalah menggelar pasar murah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Pemimpin Cabang Perum Bulog Banyumas, Prawoko Setyo Aji, mengatakan Bulog terus bersinergi dengan Pemkab Banyumas dan Bank Indonesia dalam memantau perkembangan harga pangan sekaligus menyediakan kebutuhan pokok masyarakat melalui berbagai kegiatan stabilisasi harga.

"Sebagai bagian dari TPID Kabupaten Banyumas, Bulog secara rutin mendukung berbagai kegiatan pengendalian inflasi, baik melalui pemantauan harga maupun pasar murah seperti yang digelar hari ini," katanya.

Dalam setiap kegiatan pasar murah, Bulog menyediakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang menjadi komoditas utama karena dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Selain beras SPHP, Bulog juga menyediakan kebutuhan pokok lainnya, seperti minyak goreng dan tepung terigu.

Menurut Prawoko, pasar murah akan terus dilaksanakan sebagai salah satu instrumen untuk menjaga stabilitas harga pangan di tingkat konsumen sekaligus membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat.

Ia menegaskan, stok pangan yang dimiliki Bulog Banyumas saat ini dalam kondisi sangat memadai sehingga mampu mendukung program stabilisasi harga yang dijalankan pemerintah.

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Prawoko mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kemungkinan gejolak harga bahan pangan.

"Negara hadir melalui Bulog untuk menjamin ketersediaan pangan, menjaga stabilitas harga, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan. Kami berharap masyarakat dapat menyambut HUT RI dengan semangat nasionalisme tanpa dibayangi kekhawatiran akan ketersediaan kebutuhan pokok," ujarnya.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut