Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ratusan Warga Grujugan Banyumas Terima Bantuan Beras 30 Kilogram dari Bulog
Advertisement . Scroll to see content

Uji Coba Digitalisasi Perlinsos di Banyumas, Warga Berbondong-bondong Lakukan Pendataan

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:53 WIB
  • author Elde Joyosemito
Uji Coba Digitalisasi Perlinsos di Banyumas, Warga Berbondong-bondong Lakukan Pendataan
Antusiasme masyarakat terlihat dalam pelaksanaan uji coba terbatas digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos) di Kabupaten Banyumas. (Foto: iNewsPurwokerto)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id — Antusiasme masyarakat terlihat dalam pelaksanaan uji coba terbatas digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos) di Kabupaten Banyumas. Sejak pagi, ratusan warga mendatangi Kantor Kelurahan Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan, untuk mengikuti proses pendataan dan registrasi sebagai bagian dari piloting digitalisasi bantuan sosial.

Uji coba tersebut dilayani Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait pada Selasa (18/8/2026).

Pelaksanaan piloting dilakukan dengan metode jemput bola di enam kelurahan di Kecamatan Purwokerto Selatan, yakni Teluk, Berkoh, Karangklesem, Karangpucung, Purwokerto Kidul, dan Purwokerto Kulon.

Di Kelurahan Berkoh, warga terlihat berdatangan sejak pagi dengan membawa dokumen yang diperlukan untuk proses registrasi.

Salah seorang warga Berkoh, Eti (56), mengatakan dirinya sengaja datang untuk mengikuti pendataan ulang. Sejumlah dokumen persyaratan telah disiapkannya.

"Saya membawa KTP, kartu keluarga, struk pembayaran listrik dan lainnya karena itu merupakan syaratnya," kata Eti.

Warga lainnya, Karni, juga mengikuti proses pendataan tersebut. Ia berharap penerapan digitalisasi perlindungan sosial dapat membuat penyaluran bantuan pemerintah semakin tepat sasaran.

Uji coba digitalisasi perlindungan sosial menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas transformasi digital dalam penyaluran bantuan sosial. Program tersebut kini diperluas ke 43 kabupaten/kota di Indonesia, termasuk Banyumas.

Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah Prasetya mengatakan digitalisasi perlindungan sosial ditujukan untuk membenahi mekanisme penyaluran bantuan agar lebih tepat sasaran, cepat, transparan, dan akuntabel.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut