Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dukung Program Ketahanan Pangan, Polresta Banyumas Tanam Jagung dan Tebar Benih Ikan
Advertisement . Scroll to see content

Sistem Ranjau Terendus Polisi, 20 Paket Sabu Gagal Beredar di Banyumas

Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:26 WIB
  • author Elde Joyosemito
Sistem Ranjau Terendus Polisi, 20 Paket Sabu Gagal Beredar di Banyumas
Satresnarkoba Polresta Banyumas mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu dengan menangkap seorang pria berinisial ORA (30) asal Purbalingga. (Foto: Polresta Banyumas)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Banyumas mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu dengan menangkap seorang pria berinisial ORA (30), warga Kabupaten Purbalingga, Selasa (20/10/2026). Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita 20 paket sabu dengan berat bruto total 7,13 gram.

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 16.10 WIB di pinggir jalan Desa Pliken, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Selain paket yang diduga berisi sabu, petugas turut mengamankan sepeda motor Honda Beat dan satu unit telepon genggam.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Dhovan Oktavianton melalui Kasat Resnarkoba Kompol Willy Budiyanto mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari penangkapan ORA yang diduga hendak mengedarkan sabu menggunakan sistem ranjau. Dalam metode ini, paket narkotika ditempatkan di lokasi tertentu untuk diambil oleh pihak lain.

Dari penangkapan tersebut, petugas menemukan 10 paket yang dibungkus menggunakan lakban kuning. Setiap paket berisi plastik klip transparan dengan serbuk kristal yang diduga merupakan sabu.

Polisi kemudian melakukan pengembangan untuk menelusuri keberadaan paket lainnya. Hasilnya, petugas kembali menemukan 10 paket yang diduga berisi sabu di sejumlah lokasi di wilayah Kecamatan Kembaran dan Sokaraja.

“Dari hasil pengungkapan tersebut, petugas mengamankan total 20 paket sabu dengan berat bruto 7,13 gram. Selain itu, turut disita satu unit sepeda motor dan satu telepon genggam yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika,” kata Willy.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut