Ini 3 Agenda Utama BI Purwokerto: Perkuat Inflasi, Transformasi Ekonomi dan Digitalisasi
Kerja sama dalam pengendalian inflasi dan ketahanan pangan selama ini dilakukan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Sejumlah program yang dijalankan antara lain Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS), Pasar Murah SARAHSIMAS, peningkatan kapasitas petani, TAKARA MERDAYA, serta penguatan klaster komoditas pangan.
Sementara itu, pengembangan transaksi digital dilakukan melalui program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Implementasinya antara lain pembayaran parkir menggunakan QRIS di kawasan wisata Menara Teratai Purwokerto serta penerapan E-Retribusi di 14 pasar tradisional.
Sadewo berharap kepemimpinan Aswin mampu melahirkan inovasi dan program yang sesuai dengan kebutuhan daerah, terutama dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.
Sejalan dengan harapan tersebut, Aswin berkomitmen melanjutkan penguatan pengendalian inflasi dan ketahanan pangan. Peningkatan daya saing UMKM dan sektor riil, perluasan digitalisasi pembayaran, serta pemerataan layanan Rupiah dan edukasi Cinta, Bangga, Paham Rupiah juga menjadi bagian dari agenda kerja BI Purwokerto.
Ke depan, BI Purwokerto akan memperluas sinergi dengan pemerintah daerah di Banyumas, Purbalingga, Cilacap, dan Banjarnegara serta seluruh pemangku kepentingan.
Melalui kolaborasi tersebut, Banyumas Raya diharapkan mampu mengembangkan perekonomian yang tangguh, inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Indonesia Emas 2045.
Editor: EldeJoyosemito