Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ketatnya Pengamanan 115 Narapidana Berisiko Tinggi Saat Dipindahkan ke Pulau Nusakambangan
Advertisement . Scroll to see content

31 Napi Teroris dari Jawa Barat Dipindah ke Nusakambangan, Ditempatkan di Lapas 'High Risk'

Minggu, 26 September 2021 | 09:51 WIB
  • author Tim iNews.id
31 Napi Teroris dari Jawa Barat Dipindah ke Nusakambangan, Ditempatkan di Lapas 'High Risk'
31 orang narapidana teroris yang berasal dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cikeas dan Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Cilacap.(Foto: Ilustrasi/Antara)

JAKARTA, iNews.id - 31 orang narapidana kasus terorisme (napiter) yang berasal dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cikeas dan Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat dipindahkan ke Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Mereka akan ditempatkan di lapas dengan pengamanan super ketat.

Sebagaimana dilihat dari kanal Youtube Humas BNPT pada Minggu (26/9/2021), napiter tersebut dipindahkan ke Lapas Nusakambangan dan akan ditempatkan di lapas high risk dengan ketentuan 'one man one sel'.

"Agar lebih mudah dalam pengawasan dan memudahkan deradikalisasi napiter. Pengamanan ini berbeda dari napi yang lain karena atensi negara agar mereka terjaga dengan baik dan aman," ucap narator dalam tayangan video di kanal Youtube Humas BNPT.

Pada saat pemindahan napiter ke Nusakambangan, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berfungsi sebagai koordinator dari instansi yang ada seperti Polri dalam hal ini Densus 88 Antiteror dan Kejaksaan. Napiter yang dipindahkan telah divonis bersalah dan mendapatkan kekuatan hukum tetap dari pengadilan.

"Pemindahan napiter ini beda dengan pemindahan napi biasa karena dilakukan pengamanan ekstra super ketat pada saat pemindahan. Ke-31 napiter telah melalui identifikasi dan penilaian dan masuk dalam kategori high risk sehingga semuanya dipindah ke Nusakambangan," tuturnya.

 

 

Editor: Arbi Anugrah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut