Perwira Paspampres Ini Jadi Tameng Hidup Saat Presiden Soeharto Kunjungi Bosnia

PASPAMPERS memberikan pengawalan maksimal saat Presiden RI ke-2 Soeharto mengunjungi Sarajevo untuk memberikan dukungan moril kepada umat Islam Bosnia yang saat itu sedang dilanda perang pada pada tahun 1995.
Aksi Soeharto ini tergolong nekat, karena dua hari sebelum kunjungan yang tercatat pada 11 Maret 1995, sebuah pesawat utusan PBB ditembak jatuh di atas udara Bosnia.
Namun Soeharto tetap bersikeras ingin mengunjungi Sarajevo, meski nyawa taruhannya.
Dikutip dari buku berjudul Pak Harto: The Untold Stories, mantan Komandan Grup A Paspampres, Sjafrie Sjamsoeddin, membagikan pengalamannya melindungi Presiden Soeharto dari ancaman penembak jitu.
Sjafrie yang malang melintang di Korps Baret Merah Kopassus mengatakan, setelah satu jam perjalanan dari Bandara Kroasia. Soeharto akhirnya tiba di Bandara Bosnia.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta