Ketua Tim Kegiatan Edukasi Halal, Nur Aini, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program In-Saintek yang mendapat dukungan pendanaan dari Kemdiktisaintek.
“Halal kini menjadi kewajiban sesuai ketentuan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Karena itu, kami ingin memberikan literasi kepada para pelajar agar memahami makna halal, cara memilih makanan halal, serta mengenali bahan dan proses produksinya,” ujar Nur Aini.
Ia menambahkan, edukasi ini penting dilakukan mengingat generasi muda saat ini dihadapkan pada beragam pilihan produk makanan dan minuman, termasuk yang banyak dipromosikan melalui media sosial.
Sementara Tim Kegiatan Edukasi Halal, Wita Ramadhanti, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh pelajar dari tujuh sekolah, baik negeri maupun swasta, di wilayah Purwokerto.
“Kegiatan ini difokuskan untuk siswa SMP dan SMA, dengan metode praktik langsung di laboratorium agar mereka lebih memahami proses pengujian bahan halal,” ujarnya.
Wita menambahkan, program literasi halal ini nantinya juga akan dilanjutkan untuk tingkat pendidikan TK dan SD serta diperluas kepada masyarakat umum.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
