"Risiko sosial ekonomi itu sering datang tidak terduga. Kalau kita sudah bisa mengantisipasi dari awal, nanti kita bersama-sama bisa menikmati manfaatnya," katanya.
Wahyu juga memberikan apresiasi terhadap pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Purwokerto, termasuk dalam memberikan manfaat kepada peserta dan ahli waris melalui proses pembayaran klaim.
Ia berharap peringatan Harpelnas tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan secara konsisten.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Purwokerto Vinca Meitasari mengatakan Harpelnas 2026 menjadi momentum bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk lebih dekat dengan peserta sekaligus mendengarkan kebutuhan mereka secara langsung.
"Momentum ini menjadi kesempatan bagi kami untuk hadir lebih dekat, mendengar langsung kebutuhan peserta, sekaligus memastikan mereka mendapatkan pelayanan dan perlindungan terbaik," kata Vinca.
BPJS Ketenagakerjaan, menurut Vinca, mengusung semangat value beyond protection melalui tiga prinsip utama, yakni melayani, melindungi, dan memberdayakan.
Dalam aspek pelayanan, BPJS Ketenagakerjaan berupaya mendengar kebutuhan peserta, baik yang datang langsung ke kantor cabang maupun mereka yang sedang menjalani perawatan di Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK).
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
