Sementara dalam aspek perlindungan, pendekatan dilakukan secara langsung kepada kelompok pekerja yang belum terlindungi, terutama pekerja informal. Edukasi mengenai pentingnya jaminan sosial juga dilakukan bersamaan dengan upaya memperluas kepesertaan.
Salah satu sasaran kegiatan tersebut adalah pedagang di Pasar Manis Purwokerto.
"Jadi kita coba di Pasar Manis dulu. Diharapkan nanti bisa mendaftar di Pasar Manis," ujarnya.
Adapun prinsip pemberdayaan diwujudkan dengan memberikan pendampingan kepada peserta maupun ahli waris setelah manfaat jaminan sosial diterima. Pendampingan tersebut diharapkan membantu penerima manfaat kembali produktif dan membangun sumber penghidupan yang berkelanjutan, salah satunya melalui program PEKA.
Rangkaian kegiatan Harpelnas 2026 di Purwokerto juga diisi dengan kunjungan kepada peserta yang mengalami kecelakaan kerja dan masih menjalani perawatan di RSU Siaga Medica Banyumas.
BPJS Ketenagakerjaan juga mengunjungi sebuah perusahaan kayu yang mengalami musibah kebakaran. Dari sekitar 200 pekerja yang sebelumnya bekerja di perusahaan tersebut, kini hanya sekitar 15 orang yang masih bekerja.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
