PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id — Gangguan penerbangan akibat indikasi sebaran abu vulkanik di wilayah Jabodetabek membuat mobilitas masyarakat menuju Jakarta dan sekitarnya ikut terdampak. Karena kondisi tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto menambah dua perjalanan kereta api yang dapat menjadi pilihan transportasi bagi masyarakat.
Penambahan perjalanan dilakukan menyusul penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, Tangerang. Dua kereta tambahan tersebut melayani perjalanan menuju Stasiun Gambir, Jakarta.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto M. As’ad Habibuddin mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari kesiapan KAI dalam menghadapi perubahan pola mobilitas masyarakat akibat terganggunya transportasi udara.
“KAI Daop 5 Purwokerto berupaya hadir memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang membutuhkan transportasi, khususnya akibat adanya penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta,” kata As’ad.
Adapun kereta tambahan pertama melayani rute Yogyakarta-Gambir. KA tersebut berangkat dari Stasiun Yogyakarta pada Minggu (6/9/2026) pukul 18.20 WIB dan dijadwalkan tiba di Stasiun Purwokerto pukul 20.47 WIB.
Dari Purwokerto, kereta kembali diberangkatkan menuju Gambir pada pukul 20.55 WIB.
Kereta tambahan kedua melayani perjalanan Malang-Gambir. Kereta berangkat dari Malang pada Minggu (6/9/2026) pukul 20.15 WIB dan dijadwalkan tiba di Stasiun Purwokerto pada Senin (7/9/2026) pukul 04.56 WIB.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
