Setelah berhenti di Purwokerto, perjalanan menuju Gambir dilanjutkan pada pukul 05.00 WIB.
As’ad menambahkan, KAI akan terus mengikuti perkembangan kondisi di wilayah Jabodetabek dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Hal itu dilakukan untuk memastikan operasional perjalanan kereta api tetap memperhatikan aspek keselamatan sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada penumpang.
“Kami akan terus memantau perkembangan situasi dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman dan pelayanan kepada pelanggan berjalan optimal,” ujarnya.
Di sisi lain, KAI mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan kesehatan apabila berada di wilayah yang terdampak abu vulkanik. Penggunaan masker dan kacamata pelindung dianjurkan untuk mengurangi risiko paparan abu.
Masyarakat juga diminta membatasi kegiatan di luar ruangan dan menghindari menyentuh mata, terutama setelah beraktivitas di lingkungan yang terpapar abu. Makanan dan minuman sebaiknya selalu ditutup rapat agar tidak terkontaminasi.
Bagi masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan, seperti sesak napas atau iritasi akibat paparan abu, KAI mengimbau agar segera meminta bantuan kepada petugas.
Sementara itu, calon penumpang diminta mengecek informasi perjalanan sebelum berangkat. Pembaruan jadwal dan informasi layanan kereta api dapat dipantau melalui kanal resmi KAI, termasuk Contact Center KAI121 dan media sosial KAI121.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
