Selain menjadi sarana transportasi, Stasiun Kutowinangun juga berpotensi mendukung pengembangan pariwisata lokal. Sejumlah destinasi di kawasan sekitarnya dapat menjadi pilihan bagi penumpang yang ingin menikmati perjalanan sekaligus mengenal potensi daerah.
Salah satunya Jlegi Fun River (JFR), destinasi wisata air yang menawarkan rekreasi dengan suasana alam. Wisatawan yang tertarik pada sektor pertanian dapat mengunjungi Elio Farm untuk merasakan pengalaman memetik melon secara langsung.
Adapun Alun-alun Kutowinangun bisa menjadi alternatif tempat bersantai sekaligus menikmati suasana pusat aktivitas masyarakat setempat.
Keberadaan destinasi tersebut membuka peluang untuk menghubungkan layanan transportasi publik dengan kegiatan wisata. Namun, wisatawan perlu merencanakan perjalanan lanjutan dari stasiun dan memastikan ketersediaan transportasi menuju lokasi tujuan.
As’ad berharap layanan kereta api tidak hanya menunjang mobilitas masyarakat, tetapi juga membantu memperkenalkan potensi wisata dan mendorong aktivitas ekonomi daerah.
“Kami berharap layanan kereta api dapat menjadi bagian dari perjalanan masyarakat untuk mengenal potensi daerah, termasuk destinasi wisata di Kebumen dan sekitarnya. Dengan memanfaatkan transportasi publik, masyarakat dapat merencanakan perjalanan secara lebih praktis sekaligus mendukung perkembangan ekonomi dan pariwisata lokal,” katanya.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
