Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Update Tewasnya Istri dan Mertua: Awalnya Cekcok, Aniaya Pakai Besi Ulir
Advertisement . Scroll to see content

Berlanjut, Pelapor terhadap Oknum Aparat ke Denpom Bertambah

Rabu, 17 Januari 2024 | 21:57 WIB
  • author Elde Joyosemito
Berlanjut, Pelapor terhadap Oknum Aparat ke Denpom Bertambah
Penasihat hukum menunjukkan surat laporan dan foto korban (Foto: iNewsPurwokerto)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id-Tiga perempuan muda melaporkan oknum aparat ke Denpom IV/1 Purwokerto. Dalam laporannya menyebutkan bahwa mereka merupakan korban kekerasan fisik dari oknum aparat tersebut. Pelaporan tersebut menyusul adanya laporan yang sebelumnya dilakukan oleh anak seorang pejabat.

Ada dua laporan yang disampaikan, yaitu pelapor KS (22) serta BR (23) dan MS (18). Terlapor adalah oknum aparat berinisial AP. Selain itu, masih ada laporan lagi ke Polresta Banyumas.

Para pelapor didampingi oleh Penasihat Hukum dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Purwolerto.

Salah seorang Penasihat Hukum Peradi Saleh Darmawan mengatakan bahwa laporan telah disampaikan ke Denpom IV/1 Purwokerto. Sedangkan untuk dua warga sipil dilaporkan ke Polresta Banyumas.

“Ini merupakan tindak lanjut dari kasus dugaan penganiayaan. Yang diduga dilakukan oleh oknum aparat dan sejumlah warga sipil,”kata Saleh pada Rabu (17/1/2024).

Pelaporan tersebut sama seperti yang dilaporkan oleh MA yang mengalami luka bagian dagu. 

Terkait dugaan kekerasan fisik tersebut, Saleh menjelaskan, awalnya KS terlibat cekcok dengan AY, yang berlanjut dengan aksi saling menarik rambut. 

BS dan MS yang melihat kejadian tersebut mencoba melerai, tetapi keduanya juga menjadi korban pemukulan.

Akibat aksi pemukulan tersebut, MS menderita luka pada kaki dan rahang kiri. 

Sedangkan BS yang mendapat tendangan pada bagian perut dan dipukul bagian pundak, masih harus istirahat total, karena untuk bangun perutnya masih terasa sakit. 

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut