Gubernur Perintahkan Aparat Terkait untuk Pastikan tak Ada Penimbunan Elpiji
Sementara itu, Executive General Manager Regional Jawa Bagian Tengah, Fanda Chrismianto, memastikan kondisi stok elpiji di Jawa Tengah dalam keadaan aman. “Ketahanan stok saat ini mencapai 14.752 metrik ton, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” jelasnya.
Khusus untuk wilayah Karanganyar, alokasi harian elpiji 3 kg mencapai 143,8 metrik ton yang disalurkan melalui agen dan pangkalan resmi. “Kami memastikan penyaluran elpiji berjalan optimal, termasuk di Karanganyar, dengan pengawasan yang terus ditingkatkan,” tambahnya.
Fanda juga mengimbau masyarakat untuk membeli elpiji di pangkalan resmi. “Kami mengajak masyarakat membeli di pangkalan resmi agar harga sesuai HET dan distribusi tetap terjaga,” ujarnya.
Pertamina menegaskan komitmennya dalam menjaga distribusi elpiji melalui pengawasan berlapis serta koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan aparat terkait. Edukasi kepada masyarakat juga terus dilakukan agar pembelian dilakukan di jalur resmi.
Sebagai penutup, masyarakat diimbau untuk menggunakan energi secara bijak dan tidak melakukan penimbunan. “Gunakan elpiji sesuai kebutuhan agar ketersediaan tetap terjaga dan dapat dinikmati secara merata,” pungkasnya.
Editor: EldeJoyosemito