Rembug Pembangunan Jateng, Bupati Purbalingga Usulkan Konektivitas Wisata Gunung Slamet
BANJARNEGARA, iNewsPurwokerto.id – Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif bersama Wakil Bupati Dimas Prasetyahani menghadiri Rembug Pembangunan Jawa Tengah 2026 yang digelar di Pendopo Dipayuda Adigraha, Banjarnegara, Senin (18/5/2026).
Forum tersebut menjadi ajang penyampaian usulan pembangunan dari pemerintah daerah kepada Pemprov Jawa Tengah.
Kegiatan itu juga diikuti Sekretaris Daerah dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dari wilayah pengembangan Cibalingmas dan Wonobanjar. Dalam rembuk pembangunan tersebut, tema yang diusung untuk arah pembangunan Jawa Tengah tahun 2027 adalah pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi.
Pada kesempatan itu, Bupati Fahmi menekankan pentingnya pengembangan kawasan wisata di lereng Gunung Slamet yang perlu didukung akses infrastruktur memadai. Ia mengusulkan peningkatan ruas jalan penghubung Baturraden–Serang hingga Pemalang guna memperkuat konektivitas antardaerah wisata.
“Jadi nanti kalau potensi wisata Gunung Slamet ini meningkat, jalan ini akan mempermudah akses dari Banyumas, dari Guci melalui Pemalang,” kata Fahmi.
Menurutnya, peningkatan kualitas jalan yang saat ini baru menjangkau Baturraden perlu diteruskan hingga wilayah Purbalingga. Langkah itu dinilai dapat membuka peluang ekonomi sekaligus memperluas akses menuju destinasi wisata di sekitar Gunung Slamet.
Fahmi juga memperkenalkan sejumlah destinasi unggulan di Purbalingga yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan, mulai dari Monumen Tempat Lahir Jenderal Soedirman, wisata religi makam Syekh Jambu Karang, Owabong Waterpark, hingga Goa Lawa Purbalingga (Golaga).
“Kemudahan dan kelancaran konektivitas Jalan Provinsi untuk objek-objek wisata tersebut sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Editor : EldeJoyosemito