get app
inews
Aa Text
Read Next : Salurkan Bantuan Beras untuk Ketahanan Pangan, Perkuat Daya Beli Masyarakat

Job Fair Banyumas Diserbu Pencari Kerja, Bupati Singgung Perlindungan Pekerja

Rabu, 03 Juni 2026 | 14:31 WIB
header img
Banyumas Job Fair Hybrid 2026 yang digelar Pemkab Banyumas di Convention Hall Putra Sang Fajar, Purwokerto, Rabu (3/6/2026) diisi juga dengan penyerahan santuan untuk pekerja yang meninggal. (Foto: iNewsPurwokerto)

Menurutnya, pelatihan keterampilan harus didasarkan pada kebutuhan riil di lapangan sehingga ilmu yang diperoleh peserta dapat langsung digunakan untuk memperoleh pekerjaan atau mengembangkan karier.

Selain itu, Sadewo juga mendorong agar setiap program pelatihan kerja dilengkapi dengan sertifikasi kompetensi. Sertifikat tersebut dinilai penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Banyumas di tengah persaingan pasar kerja yang semakin ketat.

Ia berharap pada pelaksanaan job fair mendatang, pemerintah daerah dapat menggandeng lebih banyak perusahaan maupun lembaga penyalur tenaga kerja luar negeri. Langkah itu dinilai dapat membuka akses yang lebih luas bagi warga Banyumas yang ingin bekerja di pasar kerja internasional.

Sementara itu, Kepala Disnakerin Kabupaten Banyumas, Wahyu Dewanto, mengatakan Banyumas Job Fair Hybrid 2026 berlangsung pada 3 hingga 4 Juni 2026. Kegiatan tersebut dirancang untuk mempertemukan pencari kerja dan perusahaan secara langsung maupun melalui platform digital.

Menurut dia, model hybrid yang diterapkan memungkinkan proses rekrutmen berjalan lebih efektif karena menjangkau lebih banyak pencari kerja sekaligus memberikan kemudahan bagi perusahaan dalam mencari kandidat yang sesuai kebutuhan.

Seluruh informasi mengenai lowongan kerja yang tersedia dalam kegiatan tersebut dapat diakses melalui Sistem Informasi Ketenagakerjaan Banyumas maupun aplikasi Simak Kerja Banyumas yang telah terintegrasi dengan layanan digital pemerintah daerah.

Wahyu mengungkapkan bahwa hasil penempatan tenaga kerja melalui pelaksanaan job fair dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Pada 2023 tercatat sebanyak 1.031 pencari kerja berhasil ditempatkan, kemudian 946 orang pada 2024, dan meningkat menjadi 1.579 orang sepanjang 2025.

Menurutnya, penyelenggaraan bursa kerja merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengurangi tingkat pengangguran dan kemiskinan, sekaligus mendukung stabilitas ekonomi melalui perluasan kesempatan kerja.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut