get app
inews
Aa Text
Read Next : Miris! Suami Aniaya Istri Hamil 8 Bulan di Banyumas, Polisi Ungkap Kronologi

Banyumas, Purbalingga dan Wonosobo Jadi Percontohan Program Cegah Kebutaan

Selasa, 07 Juli 2026 | 14:55 WIB
header img
Pemprov Jawa Tengah  memperkuat sistem layanan kesehatan mata yang lebih inklusif melalui Program Inclusive System for Effective Eye Care (I-SEE). (Foto: iNewsPurwokerto)

Sementara itu, Country Director CBM Global Indonesia, Marisa Kristianah, mengatakan Program I-SEE tidak hanya berfokus pada peningkatan layanan medis, tetapi juga mendorong fasilitas kesehatan yang lebih inklusif bagi seluruh masyarakat.

Menurut dia, pihaknya melibatkan organisasi penyandang disabilitas untuk menilai aksesibilitas puskesmas dan rumah sakit, termasuk ketersediaan jalur landai, toilet ramah disabilitas, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.

"Layanan kesehatan harus dapat diakses semua orang, termasuk penyandang disabilitas, lansia, dan ibu hamil," ujarnya.

Marisa juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menjalani operasi katarak. Menurutnya, prosedur operasi relatif singkat, sekitar 15 menit, dengan masa pemulihan penglihatan rata-rata sekitar dua pekan.

Ia menambahkan, layanan operasi katarak telah dijamin melalui BPJS Kesehatan. Masyarakat di daerah yang telah mencapai cakupan Universal Health Coverage (UHC) 100 persen dapat menjalani operasi tanpa dikenai biaya.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut