Sejarah Stasiun Slawi yang Beroperasi Sejak 1885, Dulunya untuk Angkut Teh dan Tembakau
Meski demikian, fungsi dasarnya tetap bertahan, yakni sebagai penghubung antardaerah.
Stasiun Slawi juga memiliki catatan tersendiri dalam perkembangan teknologi perkeretaapian Indonesia. Sejak 2005, stasiun tersebut menggunakan sistem persinyalan elektrik buatan dalam negeri dan tercatat sebagai stasiun pertama di Indonesia yang menggunakan sistem tersebut.
Menggerakkan Ekonomi di Sekitar Stasiun
Meningkatnya mobilitas penumpang turut memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar stasiun.
Warung makan, kios, toko kelontong, pedagang makanan khas hingga penyedia jasa transportasi seperti ojek, becak dan angkutan kota menjadi bagian dari aktivitas ekonomi yang tumbuh mengikuti pergerakan penumpang.
Sejumlah kuliner khas Tegal juga mudah dijumpai, seperti tahu aci, kerupuk antor dan teh poci.
"Stasiun merupakan bagian dari ekosistem masyarakat. Semakin baik konektivitasnya, semakin besar pula peluang masyarakat mendapatkan manfaat ekonomi dari mobilitas tersebut," kata As'ad.
Selain menjadi pintu masuk dan keluar masyarakat, Stasiun Slawi juga memberikan akses menuju sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Tegal.
Editor : EldeJoyosemito