Kabar Baik! Bupati Banyumas Pastikan Trans Banyumas Tetap Beroperasi
Ia menilai Trans Banyumas memiliki peran penting dalam menyediakan transportasi publik yang aman, nyaman, dan murah. Bahkan, berdasarkan penilaian Kementerian Perhubungan, layanan Trans Banyumas termasuk salah satu BTS terbaik di Indonesia karena memiliki tingkat keterisian penumpang atau load factor yang tinggi.
Untuk mengurangi ketergantungan terhadap subsidi pemerintah, Pemkab Banyumas juga menyiapkan strategi peningkatan pendapatan non-tarif. Salah satunya melalui pemanfaatan armada Trans Banyumas sebagai media promosi dan iklan.
"Salah satu upaya untuk menekan jumlah subsidi adalah dengan pemasangan iklan. Nanti Trans Banyumas bisa di-branding untuk iklan sehingga dapat menjadi tambahan pendapatan," kata Sadewo.
Sementara itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas memperhitungkan anggaran operasional yang tersedia saat ini diperkirakan hanya mampu menopang layanan hingga 28 Agustus 2026.
Kebutuhan biaya operasional Trans Banyumas mencapai sekitar Rp3,3 miliar setiap bulan. Agar layanan dapat dipertahankan hingga Desember 2026, diperlukan tambahan anggaran sekitar Rp15 miliar.
Beban pembiayaan tersebut diproyeksikan mulai berkurang pada April 2027. Pada periode tersebut, cicilan investasi pembelian armada bus yang dibiayai melalui modal awal penanam saham dijadwalkan lunas.
Dengan lunasnya cicilan tersebut, biaya operasional Trans Banyumas diperkirakan dapat ditekan sekitar 25 hingga 35 persen. Kondisi itu diharapkan dapat membantu Pemkab Banyumas menjaga keberlanjutan layanan transportasi publik tanpa terlalu bergantung pada subsidi pemerintah.
Editor : EldeJoyosemito