Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Digital Entrepreneurship Boot Camp 2026 Lintas Negara Digelar di Purwokerto
Advertisement . Scroll to see content

Ada Keluhan di Banyumas? Warga Bisa Lapor Lewat Platform Ini dan Bakal Diadvokasi

Selasa, 08 September 2026 | 13:27 WIB
  • author Elde Joyosemito
Ada Keluhan di Banyumas? Warga Bisa Lapor Lewat Platform Ini dan Bakal Diadvokasi
Warga Kabupaten Banyumas, kini memiliki ruang baru untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi melalui platform digital KAWAL BANYUMAS. (Foto: iNewsPurwokerto)

Karena itu, KAWAL BANYUMAS menyediakan tiga pilihan identitas bagi pelapor, yakni menggunakan identitas asli, nama samaran, atau anonim.

"Identitas pelapor itu ada tiga. Dia bisa melaporkan secara penuh dengan nama lengkap dan nama asli, kemudian bisa dengan nama samaran, dan bisa dengan anonim," kata Barid.

Pilihan tersebut diharapkan memberikan rasa aman sekaligus mendorong lebih banyak warga berpartisipasi dalam menyampaikan persoalan di lingkungannya.

Untuk laporan anonim, LPPSLH tetap dapat melakukan pemeriksaan berdasarkan informasi yang diberikan, termasuk lokasi atau peta persoalan.

"Kalau anonim, sejauh dia melaporkan petanya dan lain sebagainya, tidak perlu ada pelapornya. LPPSLH bisa menjadi pelapor juga berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan oleh tim LPPSLH," ujarnya.

Dengan mekanisme itu, keberadaan identitas pelapor tidak menjadi satu-satunya dasar bagi LPPSLH untuk menindaklanjuti sebuah persoalan. Informasi dan bukti pendukung yang dapat diverifikasi tetap menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

Barid berharap KAWAL BANYUMAS dapat mengubah pola penanganan pengaduan masyarakat dari yang sebelumnya bersifat kasus per kasus menjadi pengelolaan data yang lebih terintegrasi.

Semakin banyak laporan yang masuk dan terverifikasi, semakin jelas pula gambaran mengenai persoalan yang dihadapi masyarakat Banyumas.

Pada akhirnya, data tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi sekaligus membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih sesuai dengan kondisi lapangan.

"Dengan begitu, suara warga tidak hanya menjadi keluhan, tetapi dapat diolah menjadi bukti dan rekomendasi yang mendorong lahirnya kebijakan publik yang lebih responsif," kata Barid.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut