"Pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Diperlukan sinergi semua pihak agar ketersediaan barang terjaga dan harga tetap terkendali," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Sadewo memberikan kejutan kepada warga. Paket sembako yang semula dijual dengan sistem tebus murah seharga Rp10.000 diputuskan dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang telah memegang kupon.
"Alhamdulillah, hari ini sudah disiapkan 100 paket sembako. Sebenarnya ditebus Rp10.000, tetapi untuk ibu-ibu semuanya saya gratiskan," ujarnya disambut antusias warga.
Bupati juga mengimbau warga Kelurahan Kranji dan Sokanegara yang telah memperoleh kupon agar memanfaatkan program tersebut sebaik-baiknya.
Sementara Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas memastikan stok pangan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk mendukung berbagai program pengendalian inflasi yang dijalankan pemerintah daerah. Salah satu upaya yang terus dilakukan adalah menggelar pasar murah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Pemimpin Cabang Perum Bulog Banyumas, Prawoko Setyo Aji, mengatakan Bulog terus bersinergi dengan Pemkab Banyumas dan Bank Indonesia dalam memantau perkembangan harga pangan sekaligus menyediakan kebutuhan pokok masyarakat melalui berbagai kegiatan stabilisasi harga.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
