get app
inews
Aa Text
Read Next : Miris! Suami Aniaya Istri Hamil 8 Bulan di Banyumas, Polisi Ungkap Kronologi

Tega Cabuli Anak di Bawah Umur, Polresta Banyumas Ringkus Tersangka 

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:57 WIB
header img
Polresta Banyumas menetapkan seorang pria berinisial IM (28), warga Kecamatan Kalibagor, sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pencabulan. (Foto: Polresta Banyumas)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id Polresta Banyumas menetapkan seorang pria berinisial IM (28), warga Kecamatan Kalibagor, sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pencabulan terhadap seorang anak di bawah umur.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P Silalahi mengatakan, penetapan tersangka merupakan hasil penyidikan atas laporan polisi yang diterima pada 11 Mei 2026. Dugaan tindak pidana tersebut terjadi pada 8 November 2025 di wilayah Kecamatan Kalibagor.

Menurut Petrus, penyidik telah melakukan serangkaian proses hukum, mulai dari menerima laporan, memeriksa korban, pelapor, dan para saksi, menggelar perkara, menyita barang bukti, hingga berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum (JPU). IM kemudian ditetapkan sebagai tersangka pada 17 Juli 2026.

"Hasil penyidikan mengarah pada dugaan tindak pidana pencabulan terhadap korban yang masih berusia anak," kata Petrus, Jumat (25/7/2026).

Berdasarkan hasil penyidikan, perkenalan antara tersangka dan korban berinisial MTV (15), warga Kecamatan Kalibagor, bermula melalui aplikasi percakapan MiChat. Keduanya kemudian sepakat bertemu di rumah korban. 

Dalam pertemuan tersebut, tersangka diduga melakukan perbuatan cabul terhadap korban.

Sebagai barang bukti, penyidik mengamankan hasil visum et repertum, pakaian yang dikenakan korban saat kejadian, serta satu unit telepon genggam yang diduga berkaitan dengan perkara.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut