Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polresta Banyumas Ungkap Dugaan Pengeroyokan di Angkringan, 2 Orang Dicokok
Advertisement . Scroll to see content

BIK 2026 Jadi Momentum Perluasan Akses Layanan Keuangan

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:45 WIB
  • author Elde Joyosemito
BIK 2026 Jadi Momentum Perluasan Akses Layanan Keuangan
Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti menilai sosialisasi dan edukasi dalam kegiatan BIK bermanfaat bagi masyarakat (Foto: Istimewa)

Dinavia mengatakan, edukasi keuangan juga menyasar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui peningkatan literasi, pelaku usaha diharapkan dapat mengenali pilihan produk keuangan yang sesuai untuk mendukung kebutuhan dan pengembangan usaha.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, indeks literasi keuangan nasional tercatat sebesar 69,57 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan mencapai 93,61 persen.

Menurut Dinavia, tingginya angka inklusi perlu diimbangi dengan peningkatan pemahaman masyarakat. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memiliki akses terhadap produk keuangan, tetapi juga mampu menentukan pilihan secara bijak dan memahami risiko yang menyertainya.

“Kami berharap kegiatan BIK dapat memperluas pemanfaatan layanan keuangan formal sekaligus meningkatkan perlindungan masyarakat dari risiko penipuan dan praktik keuangan ilegal,” kata Dinavia.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti menilai sosialisasi dan edukasi dalam kegiatan BIK membantu masyarakat mengenali berbagai modus penipuan yang berkedok transaksi atau layanan keuangan.

“Dengan adanya sosialisasi seperti ini, warga masyarakat jadi tahu apa itu transaksi-transaksi bodong. Sekarang banyak sekali penipuan, sehingga harapan saya warga masyarakat lebih tahu dan lebih mengenal, jangan sampai tertipu dengan hal atau janji-janji yang tidak pasti,” ujarnya.

Lintarti mengatakan Pemerintah Kabupaten Banyumas mendukung kegiatan edukasi keuangan yang diselenggarakan OJK. Dukungan tersebut dilakukan melalui koordinasi dan sinergi dalam pelaksanaan berbagai program.

Menurut dia, kerja sama antara pemerintah daerah dan OJK diperlukan agar edukasi menjangkau lebih banyak masyarakat. Dengan pemahaman yang memadai, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam menyikapi tawaran investasi maupun transaksi keuangan yang berpotensi menimbulkan kerugian.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut