Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Terbuai Asmara TikTok dan Ingin Kuasai Harta, Istri di Banyumas Tega Otaki Pembunuhan Suami
Advertisement . Scroll to see content

Begini Sadisnya Pembunuhan Ibu dan Balitanya di Madiun, Jasad Dibakar dan Dimutilasi

Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:13 WIB
  • author Tim iNews
Begini Sadisnya Pembunuhan Ibu dan Balitanya di Madiun, Jasad Dibakar dan Dimutilasi
Kasus dugaan pembunuhan terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anaknya yang berusia empat tahun, AGF, di Kota Madiun, Jawa Timur, mulai terungkap. (Foto: iNews)

Dalam pertengkaran itu, tersangka diduga mencekik Dini hingga meninggal dunia. Setelah kejadian tersebut, Bagus diduga membawa jasad korban menggunakan kantong tidur atau sleeping bag.

Tersangka kemudian diduga membawa anak Dini ke rumah orang tuanya yang sedang kosong di Jalan Doho, Gang Tentrem, Kota Madiun. Di lokasi tersebut, AGF yang masih berusia empat tahun diduga dipindahkan ke mobil Suzuki Karimun yang terparkir di garasi.

Di dalam mobil itu, tersangka diduga mencekik anak tersebut hingga meninggal dunia.

Setelah kedua korban meninggal, Bagus diduga membawa jasad mereka ke rumahnya di Jalan Kunir Nomor 13, Kota Madiun. Di rumah tersebut, tersangka diduga berupaya menghilangkan jejak dengan membakar jasad ibu dan anak itu di halaman belakang.

Pembakaran diduga dilakukan menggunakan kayu, bahan bakar minyak (BBM), dan tumpukan sampah. Setelah itu, tersangka diduga memutilasi jasad kedua korban dan menghancurkan sisa tubuh menggunakan mesin yang baru dibelinya dari wilayah Gresik.

Tersangka juga diduga merencanakan pembuangan sisa pembakaran ke aliran Bengawan Madiun untuk menghilangkan barang bukti. Namun, polisi masih mendalami seluruh rangkaian tindakan tersebut dan mencocokkannya dengan bukti yang ditemukan di lapangan.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut