Dalam kesempatan tersebut, Bulog Banyumas bersama Satgas Pangan dan instansi terkait juga mengingatkan para pedagang agar menjual komoditas pangan dengan margin keuntungan yang wajar serta mematuhi ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Prawoko meminta para pedagang segera berkoordinasi dengan pemerintah maupun pengelola pasar apabila menghadapi kendala distribusi atau pasokan pangan agar dapat segera ditangani.
"Kami mengimbau para pedagang untuk mematuhi ketentuan harga yang berlaku. Apabila terdapat kendala pasokan atau distribusi, dapat segera disampaikan kepada instansi terkait maupun pengelola pasar agar dapat segera ditindaklanjuti," ujarnya.
Khusus untuk beras SPHP, Bulog Banyumas meminta pedagang segera melakukan pemesanan kembali apabila stok mulai menipis. Pemesanan dapat dilakukan melalui aplikasi yang telah disediakan sehingga distribusi dapat berjalan lancar.
Prawoko menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras di wilayah Banyumas Raya. Menurut dia, stok beras yang dikelola Bulog saat ini dalam kondisi aman dan siap mendukung kebutuhan masyarakat maupun program pemerintah.
"Kami menjamin ketersediaan stok beras di Banyumas Raya dalam kondisi aman dan terkendali. Bulog akan terus memastikan distribusi berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," tegasnya.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
