Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ciri Orang yang Mendapatkan Malam Lailatul Qadar, Hati Damai Meski Diterpa Ujian
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Perempuan yang Murtad Demi Balas Dendam

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:47 WIB
  • author Miftah H. Yusufpati
Kisah Perempuan yang Murtad Demi Balas Dendam
Pada masa kepemimpinanya, Abu Bakar banyak memaafkan tokoh-tokoh murtad dan kembali memeluk Islam. (Foto: Okezone)

SETELAH Rasulullah SAW wafat maka penggantinya adalah Khalifah Abu Bakar yang memimpin. Pada masa kepemimpinanya, Abu Bakar banyak memaafkan tokoh-tokoh murtad dan kembali memeluk Islam

Kabilah-kabilah yang tadinya begitu keras membela dan menjadi pengikut nabi palsu mendapat ampunan, begitu mereka kalah perang dan kembali muslim . Sekadar mengingatkan nabi palsu muncul setelah Nabi Muhammad mengikrarkan diri secara terbuka sebagai rasul. 

Pada era Khalifah Abu Bakar, gerakan nabi palsu ini kian masif. Pada saat Rasulullah, mereka tak berani terang-terangan melakukan pemberontakan. Namun begitu Nabi SAW wafat mereka bangkit. Pada nabi palsu itu banyak pengikutnya. Bahkan banyak kaum muslimin yang tertipu. Mereka murtad dan memilih menjadi pengikut nabi palsu itu. 

Di kalangan Banu Asad banyak orang yang menyambut Tulaihah yang mendakwakan diri nabi dan mendapat dukungan ketika ia meramalkan adanya tempat mata air tatkala golongannya sedang dalam perjalanan hampir mati kehausan.

Kalangan Banu Hanifah banyak juga yang menyambut Musailimah ketika ia mengutus dua orang pengikutnya kepada Nabi Muhammad, memberitahukan bahwa Musailimah juga nabi seperti dia, dan bahwa separuh bumi ini buat dia dan separuh buat Quraisy, tetapi Quraisy golongan yang tidak suka berlaku adil.

Nah, pada masa Khalifah Abu Bakar, salah satu yang melakukan pemberontakan adalah Tulaihah. Tak sedikit kaum muslimin yang murtad akibat percaya dengan nabi palsu ini.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut